Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Thursday, November 24, 2011

Gigi Susu juga Perlu Dirawat



Gigi SuSu pada anak sama pentingnya dengan gigi permanen pada orang dewasa. Gigi susu membantu anak untuk mengunyah makanan, berbicara, dan berbagai fungsi lainnya. Jika rusak, fungsi gigi susu tidak akan optimal. Dengan melakukan perawatan gigi susu pada anak maka terjadinya kerusakan gigi secara dini dapat dikurangi.


Umumnya pertumbuhan gigi susu muncul sewaktu bayi berusia 6 sampai 24 bulan. Jumlah gigi susu ini sebanyak 20 buah, yaitu 8 buah gigi seri, 4 gigi taring, dan 8 buah gigi geraham. Jumlah gigi antara rahang atas dengan rahang bawah adalah sama. Umumnya, gigi seri bagian bawah yang pertama kali muncul pada anak.

Saat mengalami pertumbuhan gigi, biasanya anak merasa tidak nyaman dan agak rewel. Berikan mainan bayi yang aman untuk digigit. Atau gunakan handuk bersih yang dingin untuk digigit.

Gigi susu berukuran lebih kecil dan memiliki jarak yang lebih renggang dibandingkan gigi orang dewasa (gigi tetap), sehingga gigi permanen
dapat menempati rahang dengan ‘pas’. Selain mengunyah makanan, gigi susu juga berfungsi untuk membantu anak berbicara dan mempersiapkan tempat bagi gigi permanen.

Struktur GiGi
Berikut merupakan lapisan gigi dari luar ke dalam.
  • Enamel; merupakan lapisan terkeras, berwarna putih, berada di bagian luar gigi yang membentuk mahkota gigi.
  • Dentin; yaitu lapisan gigi yang berada dibawah enamel. Dentin berwarna lebih kekuningan dan lebih lunak, sehingga lebih rentan rusak karena berlubang.
  • Pulpa; merupakan jaringan lunak yang berada pada pusat gigi. Terbentuk dari pembuluh darah dan jaringan syaraf.

Pentingnya Perawatan GiGi SuSu
Perawatan gigi susu penting agar bayi maupun anak dapat
mengolah makanan dengan baik. Selain itu, gigi susu juga dapat mempengaruhi pertumbuhan rahang, memberikan bentuk dan rupa wajah. Peranan gigi susu juga penting dalam membantu anak berbicara, dan yang paling penting sebagai ‘penunjuk jalan’ bagi gigi tetap.

Gigi susu yang tidak terawat dan menyebabkan pembusukan maupunpun lubang sehingga dapat menyebabkan rasa sakit pada anak, infeksi, bahkan malnutrisi. Selain itu, gigi susu y
ang rusak juga bisa menyebabkan anak memiliki berat badan rendah dan kehilangan gigi sebelum waktunya sehingga berpengaruh pada perkembangan rahang tempat gigi permanen.

Selain itu, permasalahan mulut pada bayi dan anak-anak seperti perdarahan gusi dan gigi berlubang (cavities), yang dapat mneyebabkan peningkatan terjadinya perma
salahan ini pada gigi permanen.

Rawat GiGi SuSu, Yuk!

Merawat gigi anak atau bayi lebih baik dimulai sejak dini. Bahkan sebelum gigi bayi mulai tumbuh. Anda dapat membersihkan gusi bayi (sebelum gigi susu mulai tumbuh) menggunakan kain. Dengan lembut, bersihkan rahang atas dan bawah bayi. Pastikan gigi baru memperoleh perawatan terbaik.



  • Mulai dengan membersihkan mulut anak, bahkan meskipun gigi belum tumbuh. bersihkan gusi sehabis makan dengan menggunakan handuk lembut yang hangat, atau dengan menggunakan kain kassa yang dililitkan pada jari tangan. Sikat gigi karet khusus bayi dapat juga dipergunakan untuk menghilangkan sisa-sisa makanan.
  • Ketika gigi mulai tumbuh, lakukan perawatan. Banyak orang uta yang berfikir bahwa gigi susu kurang penting untuk dirawat karena akan digantikan oleh gigi tetap. Namun, gigi pertama ini berfungsi untuk membentuk rahang dan menyediakan tempat untuk gigi tetap. Jika tidak dirawat, gigi susu akan berlubang, dapat menyebabkan infeksi gusi dan mempengaruhi letak gigi permanen.
  • Perhatikan adanya gigi berlubang (cavities) pada si kecil
  • Tanda awal bahwa gigi anak berlubang yaitu adanya perubahan warna pada gigi dan adanya lubang kecil. Membiarkan bayi tidur dengan botol susu (maupun jus) merupakan penyebab gigi berlubang. Jangan membiarkan buah hati anda dengan botol untuk waktu yang lama, terutama ketika botol telah kosong dan ia hanya menggunakan botol untuk kenyamanannya saja.
  • Berikan minum setelah makan. Umumnya makanan bayi mudah dibersihkan, cukup dengan memberikannya air minum. Namun, penting untuk mengenalkan sikat gigi (gunakan yang paling lembut) sedini mungkin sehingga bayi dapat terbiasa.
  • Gunakan pasta gigi yang tidak mengandung fluoride sebesar biji jagung sampai anak berusia sekitar 2 tahun. Tunggu sampai anak berusia sekitar 3 tahun hingga ia tidak menelan pasta gigi, sebelum anda memberikannya pasta gigi yang mengandung flouride.

    • tooth brush/tooth paste
    • Atur fluoride yang masuk pada anak. Meskipun anak tidak menggunakan pasta gigi yang mengandung flour, anak membutuhkan cukup flouride untuk mencegah gigi berlubang dengan memberikan minum dari air tanah (yang sudah diolah).
    • Lakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi.
    Bila gigi anak sudah mulai tumbuh, dapat dilakukan beberapa tips berikut:
    • Jadikan suasana menyikat gigi adalah suasana yang menyebabgkan. Anda dapat menggunakan sikat gigi dengan bentuk dan warna yang bermacam-macam. Selain itu, pilihlah sikat gigi yang kecil sesuai dengan bentuk mulut anak dan bulu sikat yang lembut.
    • cute tooth brush
    • Ingatkan anak untuk menyikat giginya setidaknya sehari dua kali. Temani dan ajarkan anak jika perlu.
    • Bantu anak untuk menggosok giginya sebelum tidur. Posisi yang paling mudah dalam membantu anak menyikat gigi adalah dengan berdiri di belakang atau di samping anak. Tangan orang tua melingkari leher anak. Pegang sikat gigi dengan posisi yang paling nyaman. Selesai menyikat gigi, jangan lupa untuk memberikan apresiasi pada anak dengan cara memujinya.
    • brushing teeth
    • Batasi makanan dan minuman ringan, terutama yang manis seperti permen dan minuman bersoda.
    • Periksa kesehatan gigi secara berkala ke dokter gigi.
    Perawatan gigi susu yang hanya membutuhkan waktu yang pendek, akan berpengaruh terhadap perkembangan gigi tetap di kemudian hari. Kebiasaan menjaga kebersihan mulut dan gigi, yang dimulai secara dini di rumah, dapat meningkatkan peluang sehat mulut pada kehidupan anak sampai dewasa. Perawatan gigi susu diperlukan bagi anak sejak dini agar gigi nampak rapi dan indah. Selain itu, untuk mencegah timbulnya permasalahan pada gigi permanen, seperti gigi yang berjejal, maupun gigi berlubang serta membiasakan anak untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut sejak dini. Anak-anak dapat tersenyum indah sampai ia dewasa kelak.

    10 Cara "Memperkuat" Otak


    - Aktivitas memotong rumput juga bermanfaat bagi otak. Aroma rumput yang baru dipotong mempengaruhi otak, terutama pada wilayah emosi dan memori.




    Menjadi orang pintar ternyata bukan hal yang terjadi karena spontan. Selain faktor genetik ada beberapa cara yang digunakan agar kecerdasan Anda meningkat. Bila penasaran, Anda dapat mengikuti 10 langkah alternatif yang disarankan berikut ini :

    1. Olahraga
    Dipercaya dapat meningkatkan kapasitas otak selama beberapa tahun, namun para ilmuwan menemukan bukti baru yang menunjukkan hubungan latihan dengan kesehatan fisik dan mental.

    Sebuah studi dari Universitas Cambridge menyatakan joging beberapa kali dalam seminggu dapat merangsang otak. Dengan berjalan selama beberap hari, ratusan ribu sel-sel otak baru akan tumbuh yang akan berefek pada pembentukan dan ingatan akan kenangan.

    Sehingga dapat meningkatkan kemampuan untuk mengingat kenangan tanpa kebingungan pada tugas-tugas kognitif dan bisa memerlambat kerusakan mental di usia tua.

    Baru-baru ini, para ilmuwan juga menemukan bahwa olahraga juga mampu melepaskan protein yang bernama "noggin". Protein itu akan bertindak sebagai agen-kontra terhadap protein lain, seperti protein tulang morfogenetik. Sehingga merangsang peningkatan pembagian sel batang otak, otak tetap gesit dan aktif seiring bertambahnya usia.

    Penelitian juga menunjukkan menguatnya produksi "noggin" dapat mencegah penyakit otak yang berkaitan dengan usia seperti Alzheimer.

    2. Tidur Siang
    Ilmuwan menduga bahwa tidur siang memiliki dampak signifikan pada kapasitas memori otak. Penelitian terakhir menemukan bahwa tidur selama satu jam di sore hari meningkatkan daya kerja otak dan secara dramatis meningkatkan kemampuannya untuk mempelajari fakta-fakta baru dan tugas.

    Tidur setelah makan siang juga berfungsi sebagai bantuan regeneratif, yang memungkinkan otak untuk menjaga agar memori tetap tersimpan sementara informasi baru masuk.

    Para peneliti menemukan, mereka yang tetap terjaga sepanjang hari cenderung lebih sulit mempelajari tugas baru, sehingga para ahli berasumsi bahwa dampak jangka panjang dari tidur siang adalah mencegah penyakit mental degeneratif.

    3. Makanan Kaya Magnesium
    Makanan kaya magnesium seperti bayam dan brokoli dipercaya bisa meningkatkan memori dan kekuatan otak makanan. Penelitian terbaru, yang diterbitkan dalam Journal Neuron menemukan, peningkatan magnesium di otak dapat membantu proses belajar baik orang usia muda dan tua.

    4. Berjemur
    Para ilmuwan telah menemukan bahwa berjemur bisa meningkatkan kecerdasan Anda dan mencegah demensia. Asupan vitamin D bisa didapat dari berjemur, tapi vitamin D juga dapat ditemukan dalam minyak minyak ikan. Yang dapat meningkatkan kemampuan menjaga otak tetap aktif dalam kondisi puncak seperti usia Anda.

    Selain itu, dalam Journal of Neurology menemukan bahwa hubungan antara peningkatan asupan vitamin D berdampak pada pengolahan informasi yang lebih cepat terutama pada pria berusia lebih dari 60 tahun.

    5. Memotong rumput
    Para peneliti menyatakan, bahan kimia yang ditemukan saat menyabit rumput tidak hanya dapat mengurangi stres dan membuat orang lebih bahagia, tapi juga bisa mencegah penurunan mental pada usia tua.

    Ilmuwan Australia mengklaim bahwa aroma rumput yang baru dipotong langsung bekerja pada otak, terutama pada wilayah emosi dan memori. Bahkan saat ini sudah dikeluarkan parfum yang beraroma rumput yang dipotong yang dapat digunakan untuk menciptkan rasa rileks dan merangsang otak individu sekitarnya.

    6. Seks dan Cokelat
    Buku karangan Simon Wootton dan Terry Horne telah mengklaim bahwa mengonsumsi dark chocolate meningkatkan seks, dan mengikuti tradisi Skandinavia, yang memilih memiliki daging dingin untuk sarapan dapat meningkatkan kekuatan otak.

    Buku ini, menganalisis bagaimana diet, lingkungan dan stres mempengaruhi kapasitas mental. Mereka menegaskan, kapasitas otak selalu dipertimbangkan dari segi genetis, padahal itu sebenarnya ditentukkan gaya hidup.

    Selain itu, bahan dari cokelat hitam berpengaruh dalam proses melakukan hubungan seks, sementara energi yang didapat dari daging dingin dapat menstimulasi otak dan mencegah kerusakan mental karena usia.

    7. Mempelajari musik sedari muda
    Sebuah studi menunjukkan bahwa anak-anak muda yang mengambil pelajaran musik menunjukkan perkembangan otak yang lebih maju dan memori meningkat dibandingkan dengan mereka yang tidak mengambil musik.

    Anak-anak yang dilatih musik ditemukkan lebih baik dalam tes memori yang berhubungan dengan keterampilan kecerdasan umum seperti membaca, memori verbal, matematika, dan IQ. Para ilmuwan yang melakukan penelitian ini mengindikasikan musik yang berpotensi dapat meningkatkan kecerdasan pada anak-anak dari usia empat tahun.

    8. Berbicara dengan bayi Anda
    Para ahli menyatakan bahwa ibu yang berbicara dengan bayi dapat membantu otak anak mereka berkembang lebih baik. Peneliti dari Northwestern University di Illinois menemukan bahwa kata-kata memainkan peran penting dalam perkembangan otak anak-anak bahkan sebelum mereka mulai berbicara.

    Studi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan dapat mengkategorikan kata-kata sesuai dengan representasi gambar mereka pada usia dini dapat memebnatu perkembangan otak anak.

    9. Bermain tetris
    Sebuah studi yang dilakukan ilmuwan Amerika menemukan bahwa teka-teki klasik (permainan tetris) mungkin juga memiliki dampak positif pada kekuatan otak Anda.

    Hasil riset menunjukkan walaupun permainan ini relatif sederhana dibandingkan dengan permainan komputer yang canggih saat ini, latihan yang teratur dapat meningkatkan daya pikir. Setelah bermain selama setengah jam setiap hari selama periode tiga bulan, otak mengalami 'perubahan struktural' di daerah yang terkait dengan gerakan, berpikir kritis, penalaran, bahasa dan pengolahan.

    10. "Thinking Cap"
    Saat ini, para ilmuwan telah mengembangkan sebuah produk bernama "Thinking Cap" yang diharapkan perangkat ini mampu meningkatkan kemampuan otak untuk belajar.

    Para peneliti dari University of British Colombia, Vancouver, memulai proyek ini setelah menemukan bahwa kemampuan otak untuk mempelajari tugas baru meningkat secara signifikan ketika sebuah getaran magnetik diarahkan ke korteks premotor, daerah otak yang persis di belakang dahi. Teknik ini dapat digunakan tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan intelektual, tetapi juga untuk membantu mereka yang kesulitan belajar.

    Penulis: M01-10 | Editor: acandra | KOMPAS health